WAJO–getarnews.com Tepat 20 Februari 2026, genap satu tahun kepemimpinan Bupati Wajo Andi Rosman bersama Wakil Bupati dr. Baso Rahmanuddin memimpin Bumi Lamaddukelleng. Dalam kurun waktu tersebut, berbagai capaian pembangunan dan penghargaan tingkat nasional maupun provinsi berhasil diraih, di tengah kondisi efisiensi anggaran yang menjadi tantangan fiskal hampir seluruh pemerintah daerah.
Selama setahun terakhir, fokus utama pemerintahan daerah diarahkan pada percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan dan peningkatan kualitas ruas jalan. Sejumlah titik di Kota Sengkang yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diperbaiki dan kembali layak dilalui. Perbaikan juga menyasar wilayah kecamatan, seperti Belawa, Majauleng, Pammana, Sabbangparu, dan Kecamatan lainnya yang selama ini kerap dikeluhkan warga.
Masyarakat pun memberikan apresiasi atas progres tersebut. Respons positif terlihat dalam berbagai perbincangan publik maupun di media sosial, yang menilai perbaikan jalan sebagai bukti kerja nyata pemerintah daerah.
Meski belum seluruh ruas jalan dapat ditangani dalam waktu satu tahun, capaian tersebut dinilai signifikan mengingat keterbatasan anggaran. Pemerintah daerah menyatakan pembangunan dilakukan secara bertahap dengan skala prioritas berbasis kebutuhan masyarakat.
Raih Penghargaan Nasional
Selain pembangunan infrastruktur, Kabupaten Wajo juga mencatatkan sejumlah penghargaan tingkat nasional. Di antaranya, penghargaan dari Presiden RI Prabowo Subianto atas capaian prestasi swasembada pangan, sebagai bentuk pengakuan terhadap peningkatan produktivitas dan ketahanan sektor pertanian daerah.
Di bidang kesehatan, Wajo meraih apresiasi bertajuk Universal Health Coverage (UHC) 2026 dari World Health Organization atas komitmen memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Program tersebut dinilai berhasil mendorong cakupan jaminan kesehatan yang lebih merata.
Sementara itu, di bidang keagamaan dan pendidikan, Kabupaten Wajo mendapat penghargaan dari Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Tingkat Nasional, yang dinilai sukses dari sisi pelaksanaan dan partisipasi.
Tak hanya itu, berbagai penghargaan tingkat Provinsi Sulawesi Selatan juga diraih, termasuk dalam kategori pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta inovasi pembangunan daerah.
Optimisme Pembangunan 2026
Pemerintah daerah menyatakan, satu tahun pertama merupakan fase peletakan fondasi pembangunan yang berkelanjutan. Sejumlah program prioritas di bidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, serta penguatan ekonomi kerakyatan akan terus dilanjutkan pada tahun 2026.
Dengan capaian tersebut, masyarakat Wajo diharapkan semakin optimistis terhadap arah pembangunan daerah. Pemerintah daerah pun berkomitmen menjaga konsistensi kinerja, transparansi pengelolaan anggaran, serta memastikan pembangunan berjalan merata hingga ke pelosok kecamatan.
Satu tahun kepemimpinan ini menjadi refleksi bahwa di tengah efisiensi anggaran, pembangunan dan prestasi tetap dapat berjalan beriringan melalui perencanaan yang terukur dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.