WAJO–getarnews.com Mushalla Ar-Rahman yang terletak di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Wajo, Jalan Veteran, bukan sekadar menjadi tempat untuk menunaikan ibadah dan melaksanakan salat berjemaah sebagaimana mushalla pada umumnya. Lebih dari itu, Mushalla Ar-Rahman hadir sebagai ruang pembinaan generasi muda, khususnya para santri, untuk melatih kemampuan berdakwah, menyampaikan ceramah, hingga menjadi imam salat.
Melalui pembiasaan tersebut, para santri mendapatkan kesempatan untuk mengasah keberanian, meningkatkan kepercayaan diri, serta membangun kemampuan tampil di hadapan jemaah. Tidak mengherankan jika para penceramah muda dan imam yang tampil di mushalla ini terlihat cukup percaya diri dan terbiasa menjalankan perannya.
Namun, ada hal menarik lainnya dari keberadaan Mushalla Ar-Rahman. Tempat ibadah ini juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda, terutama dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan, kepedulian sosial, semangat bersedekah, dan kebiasaan berbagi kepada sesama.
Salah satu kegiatan rutin yang mencerminkan nilai-nilai tersebut adalah tradisi berbagi berkah setiap hari Jumat. Seusai melaksanakan salat Jumat, para jemaah disediakan makan siang dan dipersilakan menikmatinya bersama di lingkungan mushalla.
Kegiatan sederhana ini memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar menyediakan hidangan. Momen makan bersama menjadi ruang untuk mempererat keakraban dan tali silaturahmi di antara para jemaah, termasuk warga yang tinggal di sekitar lokasi. Kebersamaan tersebut sekaligus menumbuhkan semangat berbagi, kepedulian, dan persaudaraan di tengah masyarakat.
Inilah salah satu tujuan besar Bupati Wajo, Andi Rosman, menghadirkan Mushalla Ar-Rahman di lingkungan rumah jabatan bupati, meskipun bangunannya terbilang sederhana.
Bagi Andi Rosman, keberadaan mushalla tidak semata-mata diukur dari kemegahan bangunannya, tetapi juga dari manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat, terutama dalam membina generasi muda dan menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini.
“Dari mushalla ini, kita lahirkan penceramah besar dan imam masjid yang bisa menginspirasi anak-anak muda atau santri lainnya,” kata Andi Rosman dalam berbagai kesempatan.
Harapan tersebut menjadi pesan bahwa pembinaan generasi muda dapat dimulai dari lingkungan yang sederhana, melalui pembiasaan beribadah, keberanian berdakwah, serta keteladanan dalam berbagi dan mempererat persaudaraan.
Mushalla Ar-Rahman pun diharapkan tidak hanya menjadi tempat mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya generasi muda yang berilmu, berakhlak, percaya diri, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.