WAJO—getarnews.com Langkah Bupati Wajo Andi Rosman melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) dalam menangani dampak kekeringan di lahan pertanian masyarakat mendapat apresiasi dari petani.
Salah satu upaya dilakukan melalui pompanisasi untuk mengalirkan air ke lahan pertanian warga di Lingkungan Alausalao, Kelurahan Anabanua, Kecamatan Maniangpajo, Kamis (13/8/2026).
Pompa irigasi tersebut diperkirakan mampu mengairi lebih dari 20 hektare lahan pertanian yang terdampak kekeringan. Bahkan, cakupan lahan yang dapat dialiri berpotensi bertambah apabila pompanisasi terus dilakukan dalam beberapa hari ke depan.
Petani setempat menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Wajo terhadap kondisi lahan mereka.
“Terima kasih Bapak Bupati yang telah meminta air dari bendung untuk kami gunakan mengairi sawah kami yang kekeringan,” ujar salah seorang petani.
“Sekali lagi, terima kasih Pak Bupati Wajo,” lanjutnya.
Bupati Wajo Andi Rosman mengatakan, pompanisasi dilakukan dengan memanfaatkan sumber air yang tersedia untuk kemudian dialirkan ke lahan pertanian warga di tengah kondisi musim kemarau panjang.
Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat membantu petani mempertahankan tanaman sekaligus menjaga produktivitas pertanian, khususnya pada lahan yang mengalami keterbatasan pasokan air.
“Langkah ini diharapkan mampu membantu petani mempertahankan tanaman dan produksi, khususnya pada lahan yang mengalami keterbatasan air,” ujar Andi Rosman.
Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya mengandalkan pompanisasi, tetapi akan terus mencari solusi konkret terhadap berbagai persoalan yang dihadapi petani.
Andi Rosman menilai ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian, terutama di tengah musim kemarau.
“Paling penting adalah bagaimana air bisa tersedia dan sampai ke lahan pertanian. Pemerintah harus hadir memberikan solusi agar petani tetap bisa berproduksi,” tegasnya.
Adapun sumber air yang dimanfaatkan dalam pompanisasi tersebut berasal dari Cekdam PT Dua Karya.