MAKASSAR – getarnews.com Kabupaten Barru berhasil menembus lima besar Executive Summary (ExSum) proyek investasi terbaik dalam ajang South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026. Capaian ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Barru dalam memperkenalkan potensi daerah sekaligus memperluas peluang investasi.
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari hadir langsung dalam babak final SSIC 2026 yang berlangsung di Ruang Baruga Phinisi, Lantai 4, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Jenderal Sudirman No. 3, Makassar, Kamis (27/8/2026).
SSIC 2026 merupakan agenda tahunan yang diinisiasi Forum PINISI SULTAN sebagai wadah untuk menjaring, menyeleksi, dan mengkurasi proyek-proyek investasi potensial dari kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Dari 22 Executive Summary proyek investasi daerah yang mengikuti proses seleksi, hanya lima daerah yang berhasil melaju ke babak final. Kelima daerah tersebut adalah Kabupaten Barru, Jeneponto, Sidenreng Rappang (Sidrap), Sinjai, dan Toraja Utara.
Pada babak final, para kepala daerah bersama jajaran perangkat daerah teknis mempresentasikan proyek investasi unggulan masing-masing melalui sesi pitching di hadapan tim penguji dan panelis.
Dalam sesi tersebut, setiap daerah dituntut untuk memaparkan keunggulan proyek, kesiapan investasi, potensi ekonomi, serta daya tarik yang dapat meyakinkan calon investor.
Bagi Kabupaten Barru, keberhasilan masuk lima besar tidak sekadar menjadi capaian dalam kompetisi, tetapi juga membuka ruang strategis untuk memperkenalkan potensi dan proyek investasi daerah kepada jaringan investor yang lebih luas.
Kehadiran langsung Bupati Andi Ina dalam babak final menunjukkan keterlibatan pemerintah daerah dalam mendorong investasi sebagai salah satu instrumen pengembangan ekonomi. Upaya ini diharapkan dapat membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui SSIC 2026, Pemerintah Kabupaten Barru terus berupaya mengembangkan potensi daerah menjadi proyek investasi yang konkret, layak, kompetitif, dan siap ditawarkan kepada calon investor.
Ajang ini diharapkan dapat menjadi penghubung antara pemerintah daerah dan dunia usaha, sehingga proyek-proyek unggulan yang memiliki prospek ekonomi dapat memperoleh mitra investasi dan mendukung percepatan pembangunan di Sulawesi Selatan.