WAJO-getarnews.com Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Majauleng Tahun 2027 (Tahun Anggaran 2026) yang digelar Rabu (18/2/2026) di Gedung Serbaguna Desa Rumpia berlangsung tertib dan partisipatif. Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Wajo, serta Anggota DPRD Kabupaten Wajo dari Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Majauleng dan Tanasitolo, yakni AD Mayang, Andi Sumange Alam, dan Sulhan.
Dalam forum tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Wajo, AD Mayang, menyampaikan apresiasi atas komitmen kepala daerah dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Kecamatan Majauleng. Ia menyebutkan, pada Tahun Anggaran 2025 telah dikerjakan enam ruas jalan di wilayah tersebut, dan pada 2026 sejumlah ruas lainnya kembali masuk dalam perencanaan.
“Kami mengapresiasi komitmen Bupati dan Wakil Bupati dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya di Majauleng. Ini merupakan bentuk perhatian nyata terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, dukungan pembangunan infrastruktur diharapkan terus berlanjut, termasuk melalui komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat guna membuka peluang pendanaan tambahan. Senada, Anggota Komisi II DPRD Wajo, Sulhan, menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mengawal program prioritas daerah.
“Kami di DPRD siap mengawal setiap usulan prioritas masyarakat agar dapat terakomodasi dalam kebijakan dan penganggaran daerah, sehingga manfaatnya dirasakan secara merata,” katanya.
Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Wajo, Andi Sumange Alam, menekankan pentingnya perencanaan yang berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat desa.
“Musrenbang menjadi ruang bersama untuk memastikan seluruh aspirasi masyarakat terserap dan dirumuskan secara terukur dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah,” ungkapnya.
Musrenbang tersebut dipimpin Camat Majauleng dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Wajo, tenaga ahli pendamping desa, unsur pendidikan, kesehatan, pertanian, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Majauleng, serta perwakilan masyarakat.
Melalui forum ini, diharapkan arah pembangunan Kecamatan Majauleng ke depan semakin terarah, partisipatif, dan berkelanjutan.