WAJO–getarnews.com Bupati Wajo Andi Rosman bersama Wakil Bupati Wajo dr Baso Rahmanuddin menghadiri apel kehormatan dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Empagae, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Minggu (17/8/2026) tengah malam.
Kegiatan tersebut digelar menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.
Apel kehormatan dan renungan suci dipimpin Kapolres Wajo AKBP Douglas Mahendrajaya selaku inspektur apel. Ia sekaligus membacakan naskah kehormatan sebagai bagian dari rangkaian penghormatan kepada arwah para pahlawan.
Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir, di antaranya Dandim 1406 Wajo Letkol Inf Hariyanto, Wakil Ketua I DPRD Wajo Andi Merly Iswita, Kepala Kejaksaan Negeri Wajo Rio Aditya, Ketua Pengadilan Negeri Sengkang yang diwakili sekretaris, Ketua Pengadilan Agama Sengkang Irmawati, Sekretaris Daerah Wajo Armayani, serta para kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Wajo.
Bupati Wajo Andi Rosman mengatakan, renungan suci menjadi momentum refleksi untuk meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mengisi kemerdekaan.

“Lewat momentum ini sejatinya kita merenungkan sembari menanamkan nilai-nilai para pendahulu kita, termasuk bagaimana kita hadir dalam memberikan kontribusi terbaik bagi negara, khususnya daerah kita,” ujarnya usai kegiatan.
Menurutnya, kemerdekaan yang dinikmati dan diperingati masyarakat saat ini tidak diraih dengan mudah. Kemerdekaan diperoleh melalui perjuangan panjang yang diwarnai tumpah darah, pengorbanan, dan perjuangan tanpa mengenal lelah.
Karena itu, kata Andi Rosman, semangat kepahlawanan harus terus diteruskan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat dan negara.
Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan, meningkatkan semangat kerja keras, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah sebagai bentuk nyata dalam mengisi kemerdekaan.
“Semangat perjuangan itu harus kita lanjutkan melalui pengabdian, persatuan dan kerja keras untuk pembangunan, sehingga manfaat kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.