BARRU-getarnews.com Ustaz sekaligus akademisi, Prof. Dr. H. Kamaruddin Hasan, M.Pd, menyampaikan tiga nasihat mendasar yang dinilainya penting diterapkan dalam kehidupan setiap muslim, yakni berbakti kepada kedua orang tua, mensyukuri nikmat kesehatan, serta tidak menjadi pribadi yang pendendam.
Pesan tersebut disampaikan Prof. Kamaruddin Hasan saat menjadi khatib Salat Jumat di Masjid Zamzam Center, Kelurahan Mangempang, Kabupaten Barru, Jumat. (24/7/2026)
Dalam khutbahnya, Rektor ITBA Al Gazali Barru itu mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki cita-cita dan harapan dalam hidup. Namun, menurutnya, keberhasilan setiap ikhtiar tidak hanya ditentukan oleh usaha, melainkan juga bergantung pada ridha Allah SWT.
“Kita semua tentu memiliki cita-cita dan ekspektasi. Namun, setiap usaha yang dilakukan membutuhkan ridha Allah SWT,” ujar Prof. Kamaruddin Hasan.
Ia mengatakan, ketika harapan dapat terwujud, maka rasa syukur kepada Allah SWT harus semakin ditingkatkan. Sebaliknya, apabila cita-cita belum tercapai, seseorang dituntut mampu mengendalikan diri dan bersabar menghadapi ketetapan-Nya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Kamaruddin Hasan menyampaikan tiga pesan singkat kepada jamaah. Pesan pertama adalah berbakti kepada kedua orang tua. Menurutnya, bagi mereka yang masih memiliki orang tua, kesempatan untuk menghormati, menyayangi, dan mencintai keduanya harus dimanfaatkan sebaik-baiknya selama masih hidup.
Sementara bagi yang orang tuanya telah wafat, bentuk bakti dapat diwujudkan melalui doa yang tidak pernah putus serta amal kebaikan, termasuk sedekah yang diniatkan untuk kedua orang tua. “Apakah kita sudah melaksanakan itu sebagai bentuk bakti kepada orang tua?” tanyanya kepada jamaah.
Pesan kedua adalah memanfaatkan nikmat kesehatan di jalan yang benar, terutama untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SWT. Ia mengingatkan bahwa kesehatan merupakan nikmat yang tidak akan dimiliki selamanya.
“Terkadang niat untuk beribadah baru muncul, tetapi ketika kesehatan sudah tidak memungkinkan, kesempatan itu pun menjadi terbatas,” ungkapnya.
Adapun pesan ketiga adalah tidak menjadi manusia yang pendendam. Menurutnya, memelihara dendam hanya akan membebani hati dan menghambat seseorang untuk menjalani kehidupan dengan penuh ketenangan serta keikhlasan.
Khutbah Jumat tersebut berlangsung di Masjid Zamzam Center, salah satu masjid yang belakangan menjadi perhatian publik dan viral di Sulawesi Selatan. Masjid ini dikenal memiliki arsitektur megah dengan kubah dan menara yang menjadi ikon baru di Kabupaten Barru. Selain menjadi tempat ibadah, Masjid Zamzam Center juga mulai berkembang sebagai destinasi wisata religi yang menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah untuk berkunjung dan menunaikan salat.
Suasana khusyuk menyelimuti pelaksanaan Salat Jumat, sementara pesan-pesan yang disampaikan Prof. Kamaruddin Hasan mendapat perhatian serius dari para jamaah sebagai pengingat pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT sekaligus memperkuat akhlak dalam kehidupan sehari-hari.