BARRU — getarnews.com Pemerintah Kabupaten Barru bersama Kantor Pertanahan Kabupaten Barru memperkuat sinergi dalam pengelolaan data pertanahan dan perpajakan melalui penandatanganan naskah kerja sama tentang pembuatan dan pemanfaatan Peta Zona Nilai Tanah serta integrasi Nomor Identifikasi Bidang (NIB) dengan Nomor Objek Pajak (NOP).
Penandatanganan berlangsung di Aula Kantor Pertanahan Kabupaten Barru, Selasa (29/9/2026), disaksikan langsung Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si. Naskah kerja sama tersebut ditandatangani Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Barru, Irvan Thamrin, S.ST., M.T., QRMP., bersama Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Barru, Hj. Andi Hilmanida, S.STP., M.Si.
Bupati Andi Ina mengatakan, kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari sinergi yang telah dibangun Pemerintah Kabupaten Barru, termasuk kerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang sebelumnya diinisiasi bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Menurutnya, integrasi data pertanahan dan perpajakan menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, khususnya dalam mengoptimalkan potensi pendapatan daerah di tengah kebutuhan pengelolaan fiskal yang semakin efektif.
Bupati menegaskan, kerja sama tersebut harus segera ditindaklanjuti melalui langkah konkret agar manfaatnya dapat dirasakan, terutama dalam meningkatkan kualitas data dan mendukung optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).
“Saya berharap MoU ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi setelah ini ada action yang langsung kita jalankan. Ini yang paling penting, karena dengan program ini insyaallah akan berdampak positif terhadap pendapatan daerah Kabupaten Barru,” ujar Andi Ina.
Ia juga membuka ruang komunikasi dan koordinasi dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Barru untuk memastikan pelaksanaan kerja sama berjalan efektif.
Selain itu, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta membangun kolaborasi yang baik agar integrasi data dapat berjalan optimal. Bupati turut mendorong peningkatan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat, termasuk melalui layanan Kantor Pertanahan yang tersedia di Mal Pelayanan Publik (MPP) Barru.
Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Barru, Irvan Thamrin, menjelaskan bahwa pihaknya memiliki sejumlah data pertanahan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung perencanaan dan pembangunan daerah.
Berdasarkan data yang dihimpun dari sejumlah sumber, terdapat sekitar 146 ribu bidang tanah di Kabupaten Barru, dengan kurang lebih 81 ribu bidang di antaranya telah bersertifikat.
Menurut Irvan, integrasi NIB dan NOP diharapkan dapat mendorong terbentuknya basis data pertanahan dan perpajakan yang lebih terpadu. Dengan demikian, data bidang tanah dapat dihubungkan dengan data objek pajak untuk mendukung pengelolaan administrasi dan perpajakan daerah secara lebih akurat.
Selain integrasi data, Peta Zona Nilai Tanah akan menjadi instrumen penting untuk menyediakan informasi nilai tanah yang lebih objektif berdasarkan data dan pengolahan statistik.
“Kami di Kantor Pertanahan insyaallah siap membantu Barru secara optimal. Kami siap untuk bertukar data dan berkoordinasi terkait hal ini,” kata Irvan.
Ia menambahkan, Kantor Pertanahan Kabupaten Barru juga terus menjalankan berbagai program pertanahan, di antaranya percepatan sertifikasi tanah melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), sertifikasi aset pemerintah, sertifikasi tanah wakaf dan rumah ibadah, serta dukungan terhadap program perumahan masyarakat.
Sebagai langkah awal implementasi kerja sama, integrasi NIB dan NOP akan didorong melalui simulasi di satu desa. Hasil pelaksanaan tahap awal tersebut diharapkan dapat menjadi model untuk pengembangan program secara lebih luas.
Pelaksanaannya akan melibatkan OPD terkait, pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa dan kelurahan agar proses integrasi data dapat berjalan terkoordinasi dan sesuai kebutuhan daerah.
Penandatanganan kerja sama ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat tata kelola pertanahan dan perpajakan di Kabupaten Barru. Melalui data yang lebih terpadu, pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan akurasi administrasi, mengoptimalkan potensi pendapatan daerah, serta mendukung perencanaan pembangunan yang lebih terarah.
Turut mendampingi Bupati Barru dalam kegiatan tersebut, Asisten Administrasi Umum Setda Barru, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BKAD, Kepala Bapperida, Kepala Diskominfo-SP, Inspektur Daerah, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Barru, Kepala Bagian Hukum Setda Barru, serta Sekretaris dan jajaran Bapenda Kabupaten Barru.