Wajo-getarnews.com Anggota DPRD Kabupaten Wajo, H. Risman Lukman, menggelar kegiatan reses masa sidang pada Senin (26/1/2026) di Jalan Lapawenneri, Kelurahan Tempe. Kegiatan tersebut dimanfaatkan warga untuk menyampaikan secara langsung berbagai kebutuhan yang dirasakan mendesak di wilayah mereka.
Aspirasi yang mengemuka didominasi persoalan infrastruktur dasar, terutama kondisi jalan lingkungan dan jalan kampung. Warga mengusulkan peningkatan kualitas sejumlah ruas jalan, di antaranya lorong penghubung dari Jalan Bau Baharuddin menuju Jalan H. Bahe di depan Sallo Mall, Jalan Presiden, Jalan Kelapa, Jalan Nenas, serta beberapa lorong permukiman yang dinilai perlu pengaspalan hotmix.
Selain jalan, perhatian warga juga tertuju pada kondisi jembatan, baik jembatan penghubung antarwilayah maupun jembatan kecil di kawasan padat penduduk. Perbaikan jembatan dinilai penting guna menunjang keselamatan dan kelancaran aktivitas sehari-hari masyarakat.
Persoalan lingkungan turut disampaikan, seperti drainase yang tidak berfungsi optimal serta keberadaan pohon-pohon besar di pinggir jalan yang dianggap berpotensi membahayakan pengguna jalan. Warga berharap adanya penanganan cepat untuk mencegah genangan air dan risiko kecelakaan.
Tak kalah penting, warga juga mengusulkan penambahan lampu penerangan jalan di sejumlah ruas dan lorong guna meningkatkan rasa aman dan kenyamanan, terutama pada malam hari.
Dalam forum tersebut, warga juga menekankan pentingnya penuntasan program kawasan kumuh, khususnya penyelesaian Jalan Udang, Jalan Jangko, serta lorong-lorong di sekitarnya yang berada dalam kewenangan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Wajo.
Di bidang sosial, masyarakat menyampaikan keluhan terkait bantuan sosial, terutama perlunya pemutakhiran data penerima agar penyalurannya lebih tepat sasaran. Selain itu, warga nelayan mengusulkan bantuan alat tangkap dan perahu, serta penanganan hama ikan sapu-sapu yang dinilai mengganggu ekosistem Danau Tempe.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, H. Risman Lukman menegaskan komitmennya untuk menampung dan mengawal seluruh usulan warga melalui mekanisme pembahasan di DPRD. Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menyebut reses sebagai bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
“Melalui reses, kami dapat mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Seluruh aspirasi ini akan kami catat dan koordinasikan dengan pemerintah daerah serta dinas terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai skala prioritas,” ujar Risman Lukman.